Tahun 1999 lalu, Negara Australia bagian
barat dihebohkan oleh kasus serangan virus langka yg telah melulpuhkan 6 bayi.
Bayi-bayi tersebut berusia 6-8 bulan dan tampaknya bakal lumpuh permanen
terutama dibagian lengan dan kaki. Serangan virus tersebut kemudian merebak
sampai menyerang 71 anak.
Dari kasus-kasus tersebut, anak –ank yg
telah berusia 3 sampai 6 tahun mengalami serangan pada tangan, kaki dan
mulutnya. Jika tidak diobati, mereka bakal terkena menginitis ( radang selaput
otak yg mematikan ). Anak-anak yg berusia dibawah 3 tahun bisa lebih parah
kondisinya. Virus bisa langsung merusak otak dan membuat mereka lumpuh.
Seorang dokter bernama Tony Watson
mengatakan, virus tersebut masih “berkerabat” dengan virus penyebab polio.
Virus bisa menyebar melalui:
-Batuk.
-Bersin.
-Kontak
dengan kotoran penderita.
Seberapa
ganas virus tersebut?
1.Pada tahun
80-an di Bulgaria, virus tersebut melumpuhkan 50 dari sekitar 100 anak yg terinfeksi,
sementara 6% nya meninggal dunia.
2.Kalaupun
anak-anak itu sembuh, tetap saja ada bagian tubuh yg lumpuh atau paling tidak
kaku, misalnya masalah pada saat berjalan atau tidak mampu menggerakkan kaki
dengan benar. Biasanya anak-anak tersebut harus menjalani perawatan di
rehabilitasi.
3.Virus ini
tetap saja bisa menyerang walaupun orang tua sudah berusaha menjaga kebersihan
anak-anak mereka setiap kali habis buang air.
4.Sampai
kini pengobatan dan pencegahan serangan virus tersebut masih “gelap”. Namun
diduga dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi.

























0 komentar:
Posting Komentar